Home / Kliping / PNPM Mandiri Gelar Kegiatan Anti Korupsi

PNPM Mandiri Gelar Kegiatan Anti Korupsi

PNPM Mandiri Gelar Kegiatan Anti KorupsiMedia Warga Online – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri menggelar kegiatan nasional “Gelar Semangat PNPM Mandiri Anti Korupsi” yang dipusatkan di Provinsi Lampung. Acara yang baru pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 2013 ini berlangsung pada tanggal 16 Mei 2013 di Kampung Wisata, Tabek Indah Resort, Bandar Lampung.
Kliping Berita tentang JRKL

Gelaran tersebut dibuka oleh Ketua Pokja Pengendali PNPM Mandiri Sujana Royat, dihadiri oleh Wamenkumham Deny Indrayana, Bibit Samad Rianto dari Forum Peduli Memerangi Korupsi, dan Pemerintah Daerah Lampung yang diwakili oleh Kepala BPMPD Provinsi Lampung, Sutoto.
Dihadiri pula oleh sekitar 200 orang peserta dari unsur pemerintah seperti Kejaksaan, BPKP, Lembaga/Kementerian Pelaksana PNPM Mandiri, perwakilan pelaku PNPM Mandiri, serta kalangan Media baik daerah maupun nasional.
Gelar Semangat PNPM Mandiri Anti Korupsi bertujuan meningkatkan kerjasama dan sinergi dari berbagai penyelenggara anti korupsi di PNPM Mandiri yang dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga, Organisasi Pemberdaya Hukum, Organisasi Anti Korupsi, dan pihak-pihak terkait lainnya, dan mengkampanyekan pentingnya menanggulangi kemiskinan di Indonesia dengan mewujudkan zero tolerance corruption (nol toleransi korupsi).
Kegiatan tersebut di isi dengan Talkshow  dengan tema “Hubungan Korupsi dengan Kemiskinan” dengan narasumber Wamenkumham Deni Indrayana, Bibit Samad Rianto dan Febri Hendri dari Indonesian Corruption Watch (ICW).
Dalam Talkshow yang berdurasi satu jam tersebut, Deni Indrayana memaparkan optimisme dalam memerangi korupsi. Menurut Deni Indrayana, banyak kemajuan dalam penegakan hukum terkait penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia.
“Kita harus optimis dalam melawan tindak pidana korupsi, dulu yang melakukan korupsi banyak yang untouchable, tidak bisa disentuh oleh hukum, namun sekarang siapapun bisa diseret ke pengadilan” Papar Deni Indrayana.
“Indeks Korupsi Indonesia terus membaik, dalam setahun bisa turun satu point, tidak banyak negara mencapai penurunan indeks korupsi sampai satu poin pertahun” Tambahnya.
Sedangkan Bibit Samad Riyanto lebih menyoroti tentang sistem yang cenderung mendukung terjadinya korupsi.
“Sistem hukum, pemerintahan, kenegaraan dan lain-lain, malah mendukung maraknya korupsi, oleh karena itu kita harus perbaiki sistemnya, supaya tidak ada lagi celah untuk melakukan korupsi,” Ujar Bibit.
Dalam gelaran tersebut dihadirkan pula testimoni anggota/lembaga masyarakat dalam pelaksanaan tata kelola PNPM Mandiri yang good governance serta partisipasi dalam melawan tindak pidana korupsi dari berbagai daerah, mulai dari Provinsi Bengkulu sampai Nusa Tenggara Barat.
Kemudian, Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL) mempresentasikan mengenai pemantauan kegiatan PNPM Mandiri dalam rangka edukasi anti korupsi, dan Kantor Bantuan Hukum (KBH) Lampung memperesentasikan tentang pembentukan Paralegal  dan Program Bantuan Hukum Berbasis Masyarakat.
Selain itu dilakukan pula penandatanganan kemitraan antara Kantor Bantuan Hukum (KBH) Lampung  dengan Pemerintah daerah setempat, serta deklarasi PNPM Mandiri “Nol Toleransi Terhadap Korupsi dan Afiliasi Partai Politik” oleh pelaku PNPM Mandiri.
Kegiatan yang dilakukan mulai pukul 09.00 sampai 22.00 WIB, diakhiri dengan nonton bareng film anti korupsi hasil kerjasama PNPM Mandiri dengan KPK dengan judul “Balada Imah” dan “Yang Selalu Kembali”.  Kedua film tersebut menceritakan upaya masyarakat pedesaan dalam melawan tindak pidana korupsi.
Untuk selanjutnya, kegiatan Gelar Semangat PNPM Mandiri Anti Korupsi akan menjadi acara yang diagendakan secara rutin secara nasional dengan lokasi yang berbeda.
Sumber tulisan asli : mediawarga.info

About wisnu ridho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 − = 19